Drssuharto’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Pemanfaatan E-Education Depdiknas Belum Maksimal Maret 4, 2008

Filed under: Berita pendidikan — drssuharto @ 3:36 pm

Penulis: Edwin Tirani

JAKARTA–MI: E-Education melalui jaringan pendidikan nasional (Jardiknas) belum maksimal dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.

Sekjen Depdiknas Dodi Nandika mengatakan Depdiknas ibarat sudah membangun jalan tol. Akan tetapi, jalan bebas hambatan ini baru dimanfaatkan oleh tukang beca, bemo, dan sebagainya.

”Jaringan IT kita ini yang dibangun sejak 2006 terbesar di Indonesia, tapi pemanfaatannya jauh dari maksimal,” ujar Dodi Nandika di Jakarta, Jumat (15/2).

Dia mengatakan untuk itu pihaknya melakukan sejumlah terobosan, agar pengguna jasa E-Education ini bisa memanfaatkan secara maksimal demi kebutuhan dunia pendidikan nasional.

Misalnya, dengan mengisi dan mengupdate terus konten dan konteksnya. Nanti juga dosen dipaksa untuk melaporkan jurnal ilmiahnya melalui Jardiknas. Semua laporan administrasi di instansi pendidikan berjenjang sampai ke pusat melalui Jardiknas.

Begitu juga sebaliknya, informasi kebijakan baik itu blockgrant, bantuan operasional sekolah (BOS), data sekolah kampus dan siswa-mahasiswa melalui jaringan ini.

Keuntungan lainnya, dalam tata kelola akan menciptakan transparansi. Bahkan, dalam tender sudah mulai dicoba menggunakan sistem elektronik ini. ”Tidak ada lagi kongkalikong, semua transparan,” ujarnya.

Dengan transparansi ini juga memudahkan masyarakat untuk mengontrol instansi pendidikan di semua jenjang. Termasuk, sekolah, universitas, dan lembaga pemerintah.

Pasalnya, semua perkembangan di bidang pendidikan terpapar dengan telanjang di internet. ”Kalau ada penyimpangan atau sebaliknya perkembangan mutu pendidikan akan jelas sekali terlihat, karena siapa pun bisa mengaksesnya,” ujar Dodi.

Sementara itu, Dirjen Aplikasi dan Telematika Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) Cahyana Ahmad Jayadi mengatakan instansinya mendukung pemanfaatan jaringan ini.

Antara lain, dengan membuka email gratis untuk lokal tanpa harus menggunakan jaringan internasional. Artinya, devisa negara bisa dihemat dari aspek ini.

Bahkan, instansi ini akan menumbuhkan iklim yang kondusif kepada para siswa dan mahasiswa maupun di warnet-warnet untuk bagaimana berinternet secara sehat.

Para pengguna jasa internet ini, khususnya di bidang pendidikan akan dipandu untuk berinternet secara sehat. Tujuannya, untuk mengeliminir dampak-dampak negatif dari aspek moral dan budaya akibat serbuan teknologi maya ini.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Gatot Hari Priowirjanto mengatakan sejauh ini sudah dibangun jaringan E-Education yang menghubungkan 1.014 titik di seluruh Indonesia untuk zona kantor dinas dan institusi serta zona perguruan tinggi.

Sebanyak 614 kantor, 11.825 sekolah untuk Jardiknas. Target 2008 ini sampai 25.000 sekolah. Untuk zona personal saat ini sudah digalakkan pemanfaatan untuk siswa dan guru melalui koneksi rumah mereka masing-masing. Untuk perguruan tinggi sudah terhubung 400 PTN maupun PTS. (Win/OL-2)

——————————————————
Sumber: Media Indonesia Online

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s